Rabu, 09 Mei 2012
Kasih Ibu ( Dulu , Sekarang dan Selamanya ...)
bingung mau ngisi blog ini dengan tulisan apa...,sebenernya sih tulisan ini pernah gue posting di FB, tapi tak apalah di share lagi di blog buat ngisi blog ini biar ga' kosong,..oke langsung aja ya mas bro / mba bro siapin tisu kalau mau baca tulisan dibawah ini.....,
" Renungkanlah "
DULU
Aku adalah anak kesayangan ibu,aku masih ingat waktu pertama masuk Sekolah Dasar,
Aku diantar ibu,tapi ibu tidak mau menungguiku katanya anak laki-laki tidak boleh cengeng,
Aku bilang berarti ibu tidak sayang,ternyata dibalik pohon ibu mengintipku dan menunggu sampai aku pulang,
Aku tanya apakah ibu menungguku,? jawab ibuku tidak..pikirku yg penting aku sudah dijemput ibu.
Aku sering diajak ibu belanja kepasar,kami naik becak dan aku sering dipangku ibu padahal bangku disebelah masih kosong.
Aku tanyai ibu,?kata ibu biar aku nggak jatuh aku belum tau apakah benar seperti itu,setiba dipasar yang paling kutunggu jika Aku diajak ibu makan dan aku paling suka makan Bakso,tapi selalu ibu pesan cuma satu,ku tanya pada ibu, kata ibu dia tidak suka makan Bakso.
Aku bingung setelah selesai makan ibu menghabiskan kuah baksoku yg masih tersisa, kadang ditambahnya keripik cabe dan dia lahap sekali makannya.
Aku berfikir apakah aku suka menyisakan makanan ?.makannya ibu habiskan" tapi yang tertinggal hanya kuahnya, ntahlah, , ,lusanya ...
Aku diajak lagi oleh ibu kepasar seperti biasa aku minta Bakso,kali ini kusisakan sedikit potongan tahu dan sedikit mie ternyata ibu menghabiskannya, Aku tambah bingung apakah benar ibu tidak suka Bakso.
hmmmm....,,???
Aku paling suka mencuri lauk kalau ibu lagi memasak di dapur ,terkadang aku mengendap dibalik pintu hmm,, walau hanya tempe goreng masakan ibu sangat enak.
Aku sering makan diatas pohon Jambu, terkadang dipinggir kolam ikan,sambil kuayunkan kaki kedalam air bahkan ibu sering mengantar minum keatas pohon,
Aku nakal yaa,,, he...he...
Aku sering dimarahin ayah kalau aku tidak buat PR.sewaktu ibu ingin memarahi, aku pura2 sakit perut dengan wajah sdikit menggigil, ibu balik marahin ayah, Aku senang lihat ayah diomelin ibu....
aku paling senang Kalau tiap hari minggu ibu selalu masak yang enak-enak , dan yang paling lucu kalau dibangunin dari tidur aku sering dipetot hidungnya biar bangun sambil diciumi pipinya ,
Aku nggak sabar menunggu Lebaran tiba karena ibu pasti belikan baju baru,yang pasti bajuku lah yang paling bagus diantara teman-teman, itu ibu yg belikan,
Aku tidak pernah tau harganya berapa,walau pun aku tau teman-teman yang lain harganya jauh lebih mahal..tapi aku bahagia?
SEKARANG
Aku sudah dewasa,sudah bekerja,ibu sangat bangga padaku karena aku sudah mewujudkan cita-cita ibu,kata ibu
Aku sangat gagah,walaupun aku berjumpa ibu hanya sekali sebulan.karena
Aku bekerja di kota ,tapi ibu cukup senang,dan seiring bergulirnya waktu karierku semakin meningkat,
Aku semakin jauh dari ibu,tapi aku selalu berkomunikasi dengan ibu, aku sering melepas rindu lewat telpon,akhirnya,
Aku mendapatkan jodoh,aku menikah ,walau itu terlalu cepat bagiku,
Aku menjalani rumah tangga dengan bahagia,kebahagian bertambah setelah aku dikaruniai anak.
Aku merasa semakin sempurna ketika anak kedua ku lahir,tanpa terasa aku sudah sangat sibuk bahkan aku tidak sempat lagi menelpon ibu,
Aku bahkan tidak sempat menjawab telpon ibu,terkadang ibu hanya bertanya kapan aku pulang,belum sempat aku pulang bu,aku sibuk sekali,
Aku bahkan tidak punya banyak waktu untuk anak-anak,apa boleh buat aku sangat sibuk,hingga suatu hari aku mendapatkan jabatan yg baru di kota lain,
Aku semakin jauh dari anak-anak, tapi aku kan bekerja untuk mereka,setiap malam aku tak sanggup menahan rinduku pada anak-anak,
Aku sering terbayang wajah mereka yg selalu bertanya kapan aku pulang,kadang dadaku sesak setiap memandang foto mereka,
Aku merasa hariku sudah semakin jauh,oohh berarti seperti itukah perasaan rindu ibu padaku,,air mataku bergulir lirih,,
AKHIRNYA
Aku memutuskan untuk pulang ,aku sangat rindu pada ibu,aku sudah mempunyai segalanya,aku ingin bawakan ibu oleh-oleh.
Tapi ibu, kenapa aku menjenguk ibu di tepi hutan ini,kenapa aku hanya mendapati tanah merah ini,
Buu.., aku sudah sampai dirumah,aku membawa anak-anak bu, cucu-cucumu ,
Ibu aku ingin menemani ibu kepasar,tapi kita tidak naik becak lagi,karena aku sudah tau jawaban kenapa ibu memangku ku dulu,
Bu aku ingin kita makan Bakso kesukaanku ya bu,,tapi kita pesan dua mangkok,aku yang membayarkan ibu,
Aku ingin ibu buatkan aku tempe goreng,antarkan minumku ke pohon jambu itu ya bu,aku juga bawakan ibu baju baru.
Kenapa tidak ada jawaban bu,kenapa ibu berbohong kalau ibu selalu merindukanku, kalau ibu menangis setiap malam karena menantiku
Dan apa yg ibu rasakan dulu,sekarang telah terjadi padaku,bagaimana pilunya hatiku tidak berjumpa anak-anak..
Seperti itukah ibu,cintamu yang sangat mahal ,sekarang apa yg dapat kulakukan aku hanya dapat bersimpuh dan menangis di pusaramu ibu.
Aku tidak bisa memutar waktu itu lagi bu,,maafkan ananda ibu,
Sekarang aku tidak akan pernah berjumpa dengan ibuku lagi,,dan aku tidak akan pernah melihat senyum ibu lagi..
Bahkan aku tidak bisa memeluk ibu untuk yang terakhir kali,,
Tidak ada belaian ibu lagi, tidak akan bisa bercerita dengan ibu lagi,dan aku tidak bisa menggunakan hari-hari yang hanya sesaat tanpa bisa kuraih kembali,,,
****CintAilah Ibumu Selagi dia masih ada di Dunia ini,bukan dengan materi tapi dengan hati,dan jangan tunda kerinduanmu sesibuk apapun dirimu, Karena yg sudah pergi tidak akan pernah bisa kembali,,,**
" Just Sharing "......,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar